Aku sudah mulai mencari Pre-School untuk anakku dari usia anakku 1 tahun, karena memilih sekolah Pre-School untuk anak bukan keputusan yang bisa diambil dengan cepat. Sebagai orang tua, aku merasa ini adalah salah satu langkah penting dalam membentuk pondasi awal pendidikan dan perkembangan sosial anakku. Aku ingin sekolah yang dapat menjadi tempat aman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembangnya secara menyeluruh. Di bawah ini aku akan share Cara Aku Memilih Pre-School untuk Anak.

Baca Juga : Latihan Sederhana untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak
Cara Aku Memilih Pre-School untuk Anak
Ada beberapa hal yang benar benar aku pertimbangkan sebelum menentukan sekolah Pre-School untuk anakku :
- Pendekatan dan Kurikulum. Karena dari awal aku sudah memutuskan untuk mencari sekolah yang menggunakan kurikulum montessori, maka Hal pertama yang aku cari adalah sekolah sekolah yang menggunakan kurikulum montessori. Aku juga mencari sekolah yang menekankan pada bermain, eksplorasi, serta yang berfokus pada perkembangan Sensori, Motorik dan juga Kognitif. selain itu, aku juga mencari sekolah dengan pengajaran agama sesuai dengan agama yang dianut keluarga ku.
- Lingkungan dan Fasilitas. Aku mencari sekolah dengan lingkungan dan fasilitas yang nyaman untuk anak. Seperti apakah ruang kelasnya terang, bersih, dan ramah anak ? apakah ada ruang terbuka atau taman bermain? Dan aku juga mencari sekolah yang memiliki fasilitas kolam renang. Lingkungan fisik sangat berpengaruh pada kenyamanan anak, dan aku ingin memastikan anakku merasa aman dan senang berada di sana.
- Anggaran. Ini salah satu hal penting yang aku pertimbangkan saat memilih sekolah. Sebelum anakku lahir, aku sudah memulai investasi untuk pendidikan anakku dan menetapkan anggaran untuk masuk Pre School. Jadi aku mencari sekolah sekolah dengan harga masuk yang sesuai dengan anggaran yang sudah disiapkan. (Baca juga : Cara Investasi Kecil Kecilan untuk Pendidikan Anak).
- Kualitas dan Sikap Guru. Interaksi pertama anak dengan guru bisa menentukan bagaimana ia melihat dunia sekolah. Maka saat kunjungan, aku memperhatikan cara para guru berinteraksi dengan murid saat kunjungan. Apakah mereka sabar, ramah, dan menyapa anak anak dengan hangat ?.
- Kesiapan dan Rasa Nyaman Anak. Setelah mengumpulkan informasi, aku juga mengamati reaksi anakku saat diajak melihat sekolah. Apakah ia tampak tertarik? Apakah ia nyaman berada di lingkungan barunya? . Keputusan akhir tidak hanya berdasarkan pada penilaian orang tua, tapi juga melibatkan perasaan si kecil.
- Jarak dan Lokasi. Untuk aku ini adalah pertimbangan paling terakhir, karena pilihan sekolah untuk anakku pun jarak nya lumayan jauh namun mengingat dari hal hal yang lainnya sudah terpenuhi, untuk jarak aku bisa mempertimbangkannya kembali. Tapi untuk Mom yang punya kekhawatiran pada jarak sekolah yang jauh, Mom juga bisa mempertimbangkan hal ini, apalagi jika Mom menggunakan transportasi umum untuk perjalanan ke sekolah.
Langkah Kecil, Dampak Besar untuk Si Kecil
Memilih pre-school memang bukan perkara mudah, tapi juga bukan sesuatu yang harus membuat setres. Dengan memahami apa yang penting untuk anak dan keluarga kita, prosesnya bisa jadi lebih menyenangkan dan penuh makna. Untukku, yang terpenting dari memilih sekolah adalah pilih sekolah yang membuat anak merasa aman, senang, dan tumbuh dengan cinta.
Mom juga bisa memilih sekolah dengan menyesuaikan dengan anggaran pendidikan Mom. Jangan sampai untuk Pre-School ini menghabiskan keseluruhan anggaran rumah tangga yang Mom punya yaa. Semoga cerita dan pertimbanganku ini bisa membantu juga untuk menentukan pre-school yang tepat untuk si kecil.



