Strategi ‘Amplop Ajaib’: Cara Mengumpulkan Dana Pendidikan

Aku mulai riset sekolah anak dari anakku yang pertama, Austin saat baru lahir. Dan beneran aku tuh kaget karna biaya pendidikan anak sekolah zaman sekarang tuh mahal banget. Bahkan untuk sekolah PAUD / Nursery aja itu biaya nya lebih mahal dari biaya masuk Universitas aku dulu. Karena biaya pendidikan anak mahal, aku mulai riset bagaimana mengumpulkan dana pendidikan anak dengan lebih efisien. Berikut aku akan jelasin Strategi ‘Amplop Ajaib’ yang aku lakukan untuk mengumpulkan dana pendidikan anakku. Kenapa aku kasih nama ‘Amplop Ajaib’ ? karena pas ngumpulin tuh aku tidak merasa berat sehingga Amplop/Tabungannya tuh terasa ajaib sudah penuh dan mencukupi untuk bayar sekolah anak aku.

Amplop Ajaib

Baca Juga : Reksadana Pasar Uang

Strategi ‘Amplop Ajaib’: Cara Mengumpulkan Dana Pendidikan Biar Gak Bocor”

  1. Riset Sekolah Anak
    Mom bisa melakukan riset Sekolah terlebih dahulu yang disesuaikan dengan tujuan yang Mom inginkan untuk anak. Saat aku melakukan riset untuk sekolah anakku, aku mencari beberapa kriteria seperti kurikulum, fasilitas, kualitas guru, dan juga jarak sekolah. Mom bisa memilih beberapa sekolah untuk Mom riset dan memilih salah 1 sekolah yang sekiranya Mom cocok dengan kriteria yang Mom cari. (Baca juga : Cara aku memilih Pre School untuk Anak)
  2. Hitung Kebutuhan Biaya Pendidikan Anak
    Setelah aku mendapatkan calon sekolah yang cocok untuk anakku, aku mulai riset dan bertanya langsung ke Sekolah nya mengenai Biaya Pendidikan Anak. Setelah mendapatkan estimasi biaya masuk sekolah di tahun ini, selanjutnya hitung  biaya masuk sekolah di saat tahun anak masuk (Biaya pendidikan akan naik setiap tahun karena inflasi). Mom bisa menggunakan Kalkulator Future Value untuk mengetahui estimasi biaya pendidikan anak di masa depan (Klik Disini untuk Kalkulator Future Value)
  3. Bagi Investasi menjadi 2 bagian yang Short Term dan Long Term
    Untuk mengumpulkan dana pendidikan anak, aku membagi menjadi 2 bagian yaitu Short Term dan Long Term. Untuk Short Term aku mengumpulkan Dana Uang Sekolah yang terdekat, Misal saat ini anak ku umur 1 Tahun maka aku akan fokus mengumpulkan untuk biaya masuk Nursery dan Kindergarten. Setelah Biaya masuk Nursery dan Kindergarten sudah terkumpul aku bisa melanjutkan mengumpulkan untuk biaya masuk SD dan seterusnya. Untuk yang Long Term aku mengumpulkan Dana Pendidikan untuk masuk Kuliah anak karena Biaya masuk Kuliah adalah Biaya termahal dan jangka waktu nya masih lama.
  4. Mulai Investasi Dana Pendidikan Sedini Mungkin
    Menurutku, Investasi Dana Pendidikan dari Sedini mungkin sangat efisien dan bisa dikumpulkan dari nominal yang kecil. Jika aku mengumpulkan dana untuk masuk Nursery dari anakku baru lahir perbulan sebesar Rp. 500.000. Maka aku bisa mendapatkan Rp. 18.000.000 saat anakku umur 3 tahun (Ini belum termasuk Imbal hasil yang didapatkan dari investasi nya).
  5. Sesuaikan Investasi dengan Profil Resiko
    Untuk mengumpulkan dana pendidikan, Selalu sesuaikan dengan Profil Resiko ya Mom. Jika Mom tidak terbiasa dengan Investasi High Risk seperti Saham, jangan berinvistasi disitu. Selalu sesuaikan dengan kenyamanan dan pengetahuan yang cukup saat memutuskan instrumen investasi untuk Dana Pendidikan. Aku pribadi menggunakan 2 instrumen yang berbeda sesuai dengan Short Term dan Long Term nya. Untuk yang Short Term aku menggunakan Deposito Berjangka jadi aku bisa mengumpulkan setiap bulan dan akan cair sesuai tanggal yang sudah ditentukan. Untuk yang Long Term aku menggunakan Obligasi Konvensional. Sebetulnya untuk yang Long Term bisa menggunakan Saham karena jangka waktu nya panjang, bisa ditaruh di instrumen yang high risk. Namu kembali lagi karena aku tidak terlalu nyaman menaruh uang Pendidikan Anak di Saham maka aku memutuskan mengumpulkannya di Obligasi Konvensional.
  6. Konsisten dalam Berinvestasi Dana Pendidikan
    Kunci dalam berinvestasi adalah selalu Konsisten. Setiap bulan yang kita kumpulkan dengan nominal yang kecil tidak akan terasa berat dibandingkan kita harus menyiapkan dana besar disaat waktu anak masuk Sekolah.

Menyiapkan Dana Sekolah Anak sedini mungkin sangat memudahkan kita loh Mom, Bayangkan dari uang Rp.300.000 – Rp. 500.000 yang kita sisihkan dari uang belanja, kita bisa memasukan anak ke Sekolah yang uang masuknya bisa belasan sampai puluhan juta. Saat perjalanannya hanya dibutuhkan konsisten dan ketenangan untuk tetap menyimpan dan menginvestasikan uang tersebut ke instrumen yang sudah kita tentukan. Dan saatnya tiba anak kita masuk sekolah kita akan terasa tenang sekali karena ‘Amplop Ajaib’ yang sudah kita kumpulkan sudah terpenuhi.

Jadi, Kapan Mom akan memulai Strategi ‘Amplop Ajaib’ ini ?

Bagikan ke :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top